Sabtu, 02 Mei 2020

Download File


Please Wait...






Researchers from Carnegie Mellon University (CMU) and the University of Pittsburgh (Pitt) have published research in Nature Biomedical Engineering that will drastically improve brain-computer interfaces and their ability to remain stabilized during use, greatly reducing or potentially eliminating the need to recalibrate these devices during or between experiments.

Brain-computer interfaces (BCI) are devices that enable individuals with motor disabilities such as paralysis to control prosthetic limbs, computer cursors, and other interfaces using only their minds. One of the biggest problems facing BCI used in a clinical setting is instability in the neural recordings themselves. Over time, the signals picked up by BCI can vary, and a result of this variation is that an individual can lose the ability to control their BCI.

As a result of this loss of control, researchers ask the user to go through a recalibration session which requires them to stop what they're doing and reset the connection between their mental commands and the tasks being performed. Typically, another human technician is involved just to get the system to work.

"Imagine if every time we wanted to use our cell phone, to get it to work correctly, we had to somehow calibrate the screen so it knew what part of the screen we were pointing at," says William Bishop, who was previously a PhD student and postdoctoral fellow in the Department of Machine Learning at CMU and is now a fellow at Janelia Farm Research Campus. "The current state of the art in BCI technology is sort of like that. Just to get these BCI devices to work, users have to do this frequent recalibration. So that's extremely inconvenient for the users, as well as the technicians maintaining the devices."



The paper, "A stabilized brain-computer interface based on neural manifold alignment," presents a machine learning algorithm that accounts for these varying signals and allows the individual to continue controlling the BCI in the presence of these instabilities. By leveraging the finding that neural population activity resides in a low-dimensional "neural manifold," the researchers can stabilize neural activity to maintain good BCI performance in the presence of recording instabilities.

"When we say 'stabilization,' what we mean is that our neural signals are unstable, possibly because we're recording from different neurons across time," explains Alan Degenhart, a postdoctoral researcher in electrical and computer engineering at CMU. "We have figured out a way to take different populations of neurons across time and use their information to essentially reveal a common picture of the computation that's going on in the brain, thereby keeping the BCI calibrated despite neural instabilities."

The researchers aren't the first to propose a method for self-recalibration; the problem of unstable neural recordings has been up in the air for a long time. A few studies have proposed self-recalibration procedures, but have faced the issue of dealing with instabilities. The method presented in this paper is able to recover from catastrophic instabilities because it doesn't rely on the subject performing well during the recalibration.

"Let's say that the instability were so large such that the subject were no longer able to control the BCI," explains Byron Yu, a professor of electrical and computer engineering and biomedical engineering at CMU. "Existing self-recalibration procedures are likely to struggle in that scenario, whereas in our method, we've demonstrated it can in many cases recover from those catastrophic instabilities."









"Neural recording instabilities are not well characterized, but it's a very large problem," says Emily Oby, a postdoctoral researcher in neurobiology at Pitt. "There's not a lot of literature we can point to, but anecdotally, a lot of the labs that do clinical research with BCI have to deal with this issue quite frequently. This work has the potential to greatly improve the clinical viability of BCIs, and to help stabilize other neural interfaces."

Other authors on the paper include CMU's Steve Chase, professor of biomedical engineering and the Neuroscience Institute, and Pitt's Aaron Batista, associate professor of bioengineering, and Elizabeth Tyler-Kabara, associate professor of neurological surgery. This research was funded by the Craig H Neilsen Foundation, the National Institutes of Health, DSF Charitable Foundation, National Science Foundation, PA Dept of Health Research, and the Simons Foundation









Rabu, 25 Maret 2020

Antisipasi untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona COVID-19


Pemerintah Indonesia saat ini sudah melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Imbauan itu menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan sehingga.

Hal itu terkait sifat virus Corona yang menular antarmanusia. Penularan bisa terjadi melalui percikan.

Itulah mengapa diharapkan warga menjaga jarak fisik dengan sesamanya untuk meminimalisasi risiko terkena percikan (droplet), atau menyentuh benda yang sebelumnya terkena droplet.

Dilansir dari CDC, virus Corona dapat tetap hidup di permukaan benda mati selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Jadi, sangat penting cara mengetahui bagaimana cara mencegah penyebaran virus Corona.

9 Cara untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona COVID-19

Pasien COVID-19 akibat terjangkit virus Corona di Indonesia terus bertambah. Kondisi ini membuat seluruh masyarakat di Tanah Air wajib waspada. Setiap individu memiliki tanggung jawab terhadap orang lain, dengan tidak ikut menyebarkan virus Corona.

Pemerintah Indonesia saat ini sudah melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Imbauan itu menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan sehingga.

Hal itu terkait sifat virus Corona yang menular antarmanusia. Penularan bisa terjadi melalui percikan.

Itulah mengapa diharapkan warga menjaga jarak fisik dengan sesamanya untuk meminimalisasi risiko terkena percikan (droplet), atau menyentuh benda yang sebelumnya terkena droplet.

Dilansir dari CDC, virus Corona dapat tetap hidup di permukaan benda mati selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Jadi, sangat penting cara mengetahui bagaimana cara mencegah penyebaran virus Corona.
  1. Sering-Sering Mencuci Tangan : Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus, termasuk virus Corona. Pentingnya menjaga kebersihan tangan membuat Anda memiliki risiko rendah terjangkit berbagai penyakit. 
  2. Hindari Menyentuh Area Wajah : Virus Corona dapat menyerang tubuh melalui area segitiga wajah, seperti mata, mulut, dan hidung. Area segitiga wajah rentan tersentuh oleh tangan, sadar atau tanpa disadari. Sangat penting menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah bersentuhan dengan benda atau bersalaman dengan orang lain. 
  3. Hindari Berjabat Tangan dan Berpelukan : Menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus Corona. Untuk saat ini menghindari kontak adalah cara terbaik. Tangan dan wajah bisa menjadi media penyebaran virus Corona. 
  4. Jangan Berbagi Barang Pribadi : Virus Corona mampu bertahan di permukaan hingga tiga hari. Penting untuk tidak berbagi peralatan makan, sedotan, handphone, dan sisir. Gunakan peralatan sendiri demi kesehatan dan mencegah terinfeksi virus Corona. 
  5. Etika ketika Bersin dan Batuk : Satu di antara penyebaran virus Corona bisa melalui udara. Ketika Anda bersin dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada di sekitar tidak terpapar percikan kelenjar liur. Lebih baik gunakan tisu ketika menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk. Cuci tangan Anda hingga bersih menggunakan sabun agar tidak ada kuman, bakteri, dan virus yang tertinggal di tangan
  6.  Bersihkan Perabotan di Rumah : Tak hanya menjaga kebersihan tubuh, kebersihan lingkungan tempat Anda tinggal juga penting. Gunakan disinfektan untuk membersih perabotan yang ada di rumah. Bersihkan permukaan perabotan rumah yang rentan tersentuh, seperti gagang pintu, meja, furnitur, laptop, handphone, apa pun, secara teratur. Anda bisa membuat cairan disinfektan buatan sendiri di rumah menggunakan cairan pemutih dan air. 
  7. Jaga Jarak Sosial : Satu di antara pencegahan penyebaran virus Corona yang efektif adalah jaga jarak sosial. Pemerintah telah melakukan kampanye jaga jarak fisik atau physical distancing. Dengan menerapkan physical distancing ketika beraktivitas di luar ruangan atau tempat umum, Anda sudah melakukan satu langkah mencegah terinfeksi virus Corona. Jaga jarak Anda dengan orang lain sekitar satu meter. 
  8. Hindari Berkumpul dalam Jumlah Banyak : Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia telah membuat peraturan untuk tidak melakukan aktivitas keramaian selama pandemi virus Corona. Tak hanya tempat umum, seperti tempat makan, gedung olah raga, tetapi tempat ibadah saat ini harus mengalami dampak tersebut. 
  9. Mencuci Bahan Makanan : Selain mencuci tangan, mencuci bahan makanan juga penting dilakukan. Rendam bahan makanan, seperti buah-buah dan sayur-sayuran menggunakan larutan hidrogen peroksida atau cuka putih yang aman untuk makanan. Simpan di kulkas atau lemari es agar bahan makanan tetap segar ketika ingin dikonsumsi.
Selain untuk membersihkan, larutan yang digunakan sebagai mencuci memiliki sifat antibakteri yang mampu mengatasi bakteri yang ada di bahan makanan.

Virus Corona covid-19 memiliki gejala yang serupa dengan flu biasa yang sering dialami, namun bisa berakibat fatal. Virus ini mampu menyebabkan gangguan saluran pernapasan manusia. Virus ini menyebar dari manusia ke manusia dan mudah menyerang manusia yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

Dilansir dari laman Organisasi Kesehetan Dunia (WHO), gejala Corona covid-19 paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Untuk mengetahui Anda terinfeksi virus Corona membutuhkan waktu hingga 14 hari pemeriksaan oleh tenaga medis.

Jika Anda telah terinfeksi virus Corona, langkah untuk mencegah penyebarannya adalah mengisolasi diri di rumah atau rumah sakit yang direkomendasikan.

Sumber : liputan6.com

Cara Membuat Minuman Herbal Tradisional Menangkal Virus Corona Covid-19

Banyak masyarakat meyakini bila jahe atau kunyit dapat membantu menyembuhkan Covid-19 atau yang terinfeksi virus Corona. Apakah anggapan ini benar?

Sport Nutritionist & Disease Prevention, Emilia Achmadi, MS., RDN., mengemukakan, masyarakat perlu mengetahui jika herbal belum terbukti secara klinis dapat menyembuhkan penyakit.
Cara Membuat Minuman Herbal Tradisional Menangkal Virus Corona Covid-19

Hal ini juga telah disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia dalam situs resminya, di mana pengobatan tradisional mungkin meringankan gejala Covid-19, tetapi belum ada penelitian yang menunjukkan pengobatan tersebut dapat mencegah atau menyembuhkan virus Corona.

Meski begitu, manfaat terbesar herbal adalah membantu meningkatkan imunitas tubuh, sehingga tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit seperti virus corona.

“Memang tidak untuk menyembuhkan, melainkan untuk mencegah karena herbal dapat meningkatkan imunitas. Jika imunitas tubuh baik, penyakit pun sulit masuk ke dalam tubuh,” paparnya.

Lebih lanjut Emilia menjelaskan, Indonesia memiliki berbagai herbal yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, di antaranya adalah curcumin (kunyit dan temulawak), jahe, daun kelor, meniran, dan jinten hitam.

Curcumin memiliki zat aktif kurkuminoid yang berfungsi sebagai anti virus dan imunomodulator. Meniran mengandung zat aktif flavonoid yang dapat mengoptimalkan fungsi imun. Sementara daun kelor kaya akan vitamin dan mineral yang berperan dalam meningkatkan imunitas, serta mampu melawan infeksi virus dan bakteri.


Khasiat dan manfaat herbal tidak dapat dirasakan secara instan, namun membutuhkan waktu untuk dapat diproses oleh tubuh secara alami. Sebab itu dianjurkan untuk mengonsumsi herbal secara rutin dan teratur.

Selain itu, untuk menjaga khasiatnya, herbal harus diolah dengan baik dan benar. Pengolahan yang tidak tepat justru akan menurunkan bahkan menghilangkan zat-zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Masyarakat dapat mengonsumsi bahan herbal tersebut dalam bentuk segar atau siap minum.

Bila dikonsumsi dalam bentuk segar, cara yang tepat untuk mengolah dan mengonsumsi herbal adalah sebagai berikut:
  1. Siapkan herbal seukuran ibu jari yang masih segar dan belum terkelupas kulitnya 
  2. Potong-potong herbal setebal 1-2 cm, lalu memarkan
  3. Masukkan herbal ke dalam cangkir ukuran 250 ml, lalu seduh dengan air hangat suam-suam kuku (700 celcius). 
  4. Diamkan selama 4 menit, lalu minum segera sampai habis. 
  5. Dalam kondisi sehat, minum ramuan herbal 1-2 cangkir dalam sehari. 
  6. Sisa herbal yang belum diolah harus divakum terlebih dahulu untuk menghindari oksidasi dan paparan sinar ultraviolet. 
  7. Simpan sisa herbal yang sudah divakum ke dalam kulkas. 
  8. Menyimpan sediaan herbal dalam waktu lama akan menghilangkan khasiat zat aktif yang ada di dalamnya. Karena itu, disarankan untuk masyarakat menyimpan dalam jumlah yang secukupnya.
“Tak perlu direbus karena khasiatnya akan hilang. Cukup tambahkan air saja,” paparnya.

Emilia mengatakan bagi masyarakat yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk mengolah herbal, ada alternatif lain untuk tetap menjaga sistem kekebalan tubuh tetap prima saat virus Corona terus mengancam, yaitu dengan mengonsumsi suplemen herbal siap minum.

Meski begitu, sebelum membeli, pastikan suplemen tersebut berasal dari herbal yang segar dan berkualitas; mengandung zat aktif yang terjaga khasiatnya dan terukur dosisnya; diproduksi dengan standarisasi Good Manufacturing Practice (GMP); menggunakan teknologi ekstraksi yang canggih sehingga tetap higienis; serta dikemas dan didistribusikan dengan baik dan benar.

Sumber: liputan6.com

Jumat, 24 Januari 2020

Cara Mengaktifkan Kembali Akun Facebook Yang Terblokir

Mengaktifkan kembali akun Facebook yang menonaktifkan dirinya sendiri bisa dilakukan dengan mudah, yaitu dengan masuk (login) kembali ke akun tersebut. Anda tidak bisa memulihkan akun Facebook yang sebelumnya memang telah dihapus. Apabila akun Anda dinonaktifkan oleh Facebook secara tidak sengaja, tidak banyak yang bisa Anda lakukan. Akan tetapi, Anda bisa mencoba mengajukan banding untuk mengembalikan akun tersebut.
  1. Jalankan Facebook. Ketuk ikon Facebook, yang berbentuk huruf "f" putih dengan latar belakang berwarna biru gelap. 
  2. Masukkan alamat surel (email). Ketuk kotak teks "Email address or phone number", kemudian tik alamat surel yang digunakan untuk masuk (login) ke Facebook. 
  3. Anda juga bisa menggunakan nomor telepon di sini jika telah menambahkannya ke akun Facebook 
  4. Masukkan kata sandi. Ketuk kotak teks "Password", kemudian tik kata sandi yang digunakan untuk masuk ke dalam Facebook. 
  5. Jika lupa dengan kata sandinya, Anda harus menyetel ulang (reset) kata sandi tersebut untuk melanjutkan. 
  6. Ketuk Log In. Tombol berwarna biru ini berada di bagian bawah halaman.Pada perangkat Android, ketuk LOG IN.
Cara Mengaktifkan Kembali Akun Facebook Yang Terblokir
Cara Mengaktifkan Kembali Akun Facebook Yang Terblokir

Tunggu hingga News Feed dibuka. Jika Anda telah memasukkan alamat surel dan kata sandi yang benar, akun Facebook Anda akan dibuka seperti biasa. Ini menunjukkan bahwa akun Facebook tersebut telah diaktifkan kembali.

Apabila Anda tidak bisa masuk ke Facebook walaupun sudah memasukkan informasi yang benar, berarti Facebook telah menonaktifkan akun tersebut. Anda bisa mengajukan banding untuk mencari tahu apakah akun tersebut bisa diaktifkan kembali atau tidak.

Kamis, 09 Januari 2020

Hari Jumat Adalah Hari Baik Untuk Berbuat Baik

Setiap hari adalah hari yang baik jika digunakan untuk melakukan berbagai hal-hal yang positif. Ada satu hari yang merupakan sebaik-baiknya hari dari yang lainnya, hari tersebut adalah Hari Jumat. Hari Jumat menjadi waktu yang pas untuk senantiasa mendekatkan diri kepada yang Maha Kuasa.

Setiap amal yang dilakukan pada Hari Jumat, akan diberikan banyak keberkahan yang melimpah untuk pelakunya. Tidak menutup kemungkinan juga Kamu yang melakukan banyak berbagai hal positif di Hari Jumat, seperti memberikan kata-kata Mutiara Jumat penuh berkah kepada seseorang.

Memberikan kata-kata yang baik kepada seseorang dapat menambah keberkahan karena dengan sebuah kata seseorang bisa termotivasi dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumya.

Untuk memberikan kata-kata Mutiara Jumat penuh berkah Kamu harus menggunakan bahasa dan kandungan makna yang baik, agar kamu tidak salah memilih kata-kata, simak yuk ulasan di bawah ini.

Kata-Kata Hari Jumat Penuh Berkah Untuk Memotivasi Hidupmu“Ya Allah, Engkau telah menghidupkanku kembali pagi ini di Hari Jumat. Hidupkan pula hatiku agar senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang Kau beri. Hidupkan pikiranku agar apapun yang aku kerjakan, Engkau yang selalu ku ingat.

Rasa syukur yang harus Kamu ucapkan kepada Allah, terutama di Hari Jumat. Semoga di Hari Jumat yang penuh berkah ini diberikan kenikmatan dan tidak pernah melupakan Sang Pemberi Nikmat yang melimpah ini.
“Ya Allah lindungilah kami hari ini dari fitnah akhir zaman, dari berita-berita hoax dari pesan-pesan palsu, dari apa-apa yang dapat menjauhkan kamu dari kejujuran dan tabayyun”

Kata-kata Mutiara di Hari Jumat penuh berkah ini mengandung makna untuk selalu berbuat jujur dan semoga Kita dapat terhindar dari kabar-kabar palsu yang tidak benar faktanya.

Karena mengingat saat ini banyak sekali berita hoax yang tersebar, untuk itu Kita sebagai seorang yang cerdas dan dekat dengan Allah janganlah mudah percaya terhadap berita-berita yang belum jelas keasliannya tersebut.
“Ketuk, maka Dia akan membukakan pintu. Menghilang maka Dia akan menjadikanmu bersinar seperti mentari. Sujud, maka Dia akan mengangkatmu sampai ke surga. Jadilah hamba dan Dia akan memberikanmu segalanya”

Dekatkan dirimu padaNya, berdoalah jangan pernah berhenti meskipun keinginanmu belum terkabulkan, sembahlah karena Allah akan memberikan segalanya yang terbaik untukmu, dan jangan pernah melupakannya.

Cara Membuat Gambar Foto Animasi Bergerak Seperti Video

Cara Buat Gambar Foto Bisa Bergerak ( GIF ) seperti Video di PC memang banyak sekali teman blogger  yang menanyakan hal tersebut kepada saya dulu , baik lewat inbox facebook , bbm maupun via sms , namun saya mohon maaf sekali karena baru bisa memberikan jawabanya saat ini , di karenakan untuk saat ini saya sibuk di dunia nyata ( sekolah lagi banyak tugas bro ) hahhaha , tapi lebih baik terlambat dari pada tidak membagika tutorialnya sama sekali

Untuk membuat gambar animasi gif yang bisa bergerak layaknya video kita dapat menggunakan sebuah aplikasi atau software yang bernama LICEcap , meskipun ada aplikasi yang lainya yang dapat mengubah foto menjadi animasi gif , namun menurut saya yang paling baik adalah LICEcap , karena aplikasi tersebut selain ukuranya yang kecil juga kualitas gambarnya HD.

Tutorial Membuat Gambar Screenshot GIF Bergerak Seperti Video

  1. Yang pertama pastinya kita harus mempunyai software Licelap terlebih dahulu  untuk versi windows download versi mac 
  2. Selanjutnya Install software LICElap tersebut kemudian jalankan 
  3. Untuk menggunakan aplikasi licelap ini , sobat cukup tekan tombol RECORD
Oh ya , sebelum memulai rekamanya , sobat akan diminta untuk meletakan dimana animasi ini akan di simpan , silahkan tentukan lokasi penyimpanan sesuai keinginan sobat.
Dan Kini licelap perekam monitor siap di mulai.


Sampai disini cara membuat animasi gif gambar bisa bergerak - gerak seperti video sudah selesai , sobat dapat memanfaatkan aplikasi licelap ini untuk merekam monitor pc dan dijadikan sebagai screenshot penjelas artikel sobat , dan yang paling asyik nih lisensi licelap ini gratis tidak berbayar ( tidak ada trial ataupun yang lain ) silahkan sobat download aplikasinya.

Kamis, 02 Januari 2020

12 Cara Mengatasi Printer Error Paling mudah

12 Cara Mengatasi Printer Error Paling mudah Keberadaan printer memang sangat penting dalam membantu pekerjaan, meskipun sekarang merupakan era digital dimana semua data ter-”digitalisasi” menjadi sistem yang paperless (tanpa kertas atau sedikit menggunakan kertas), mencetak data kedalam bentuk fisik (kertas) pun tetap diperlukan
Oleh karena itu kita wajib faham cara mengoperasikan printer, dan yang tidak kalah pentingnya, kita juga harus tahu cara mengatasi printer error, tidak ada salahnya memperbaiki printer sendiri tanpa harus selalu tergantung pada teknisi bukan? simak uraiannya. (Baca juga : Penyebab Printer Bergaris)

Printer Canon MP285 atau Canon MP287
1. Error E02 (Printer is Out of Paper)

Error ini cenderung mudah diatasi dan biasanya terjadi karena kertas pada printer habis, atau jika kertas masih ada namun error message ini muncul, Anda dapat mencoba mengeluarkan semua sisa kertas kosong dari printer lalu memasukkannya kembali, karena ada kemungkinan error message ini muncul karena kertas tidak masuk dengan tepat. 

2. Error E03 (Paper Jam)
Sama seperti Error E02, yaitu masalah kertas, namun error message ini muncul karena kertas yang masuk biasanya tersangkut (stucked atau jammed), untuk mengatasi ini Anda dapat mencoba beberapa cara, diantaranya:

Keluarkan semua kertas kosong dari printer, termasuk kertas yang tersangkut, usahakan tidak menariknya terlalu keras karena dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen printer, kemudian masukkan kembali kertas kosong dan restart printer.

Jika error message masih muncul, periksa apakah ada benda asing yang masuk ke roller kertas sehingga mengakibatkan kertas macet.
Jika kedua cara diatas tidak berhasil kemungkinan terjadi kerusakan pada roller kertas atau sensor kertas yang terletak disebelah atas roller kertas.

Error message ini terjadi karena adanya masalah pada Cartridge, biasanya board pengenal Cartridge yang basah, kotor atau mungkin rusak, untuk mengatasinya Anda dapat mencabut Cartridge (semuanya saja), membersihkan elemen tembaga (berwarna kuning emas) dibagian belakannya dengan tissu kering, lalu memasangnya kembali.

4. Error E07 (Ink Cartridge is not installed in the correct position)
Hampir sama dengan error message sebelumnya, error message ini muncul karena adanya masalah pada cartridge, biasanya disebabkan oleh posisi cartridge yang tidak tepat saat dipasang, Anda dapat mengatasinya dengan cara mencabut cartridge lalu memasangnya kembali dengan posisi yang benar. 

Jika error message ini masih muncul walaupun cartridge sudah benar-benar dipasang dengan tepat, maka Anda perlu me-reset printer dengan menggunakan perangkat lunak khusus, Anda dapat mencarinya melalui search engine Google dengan keyword “Canon MP285 MP287 Reseter”. 

Namun hati-hati dalam men-download perangkat lunak seperti ini karena ada kemungkinan file yang Anda download tersusupi atau (sengaja) disusupi virus, pastikan antivirus Anda bekerja optimal dan ter-update.

5. Error E08 (Ink absorber is almost full)

Didalam printer dengan tinta berbentuk cair (zat cair), terdapat busa yang berfungsi untuk menyerap tinta yang menetes dari cartridge saat proses printing, atau mungkin tinta yang tumpah kedalam printer secara tidak sengaja.

Beberapa printer memang memiliki sensor untuk mendeteksi volume tinta yang diserap busa penyerap (absorber) tersebut, namun hal itu kerap kali tidak akurat, idealnya Anda membongkar printer Anda, melepas ink absorber (penyerap tinta, busa tadi) membersihkannya lalu memasangnya lagi.

Namun sebelum hal itu dilakukan, Anda dapat mereset terlebih dahulu printer Anda dengan perangkat lunak resetter (yang kita bahas diatas), karena ada kemungkinan ink absorber dalam printer tersebut tidak benar-benar penuh, hanya saja terjadi kesalahan perhitungan (oleh sistem pada printer).

6. Error E13 atau Error E16 (Ink has run out)

Tinta habis atau hampir habis, namun jika Anda yakin tinta dalam cartridge printer masih banyak, atau mungkin belum lama diisi penuh, Anda bisa mencoba menekan tombol STOP/RESUME pada printer sampai indikator (display kecil pada printer) menunjukkan angka 1. 

7. Error P02 (Cartridge Error)

Error message ini terjadi karena masalah pada cartridge, biasanya karena ada benda asing yang masuk ke rolller atau encoder yang kotor, encoder adalah lintasan cartridge berupa plastik mika yang membentang dari ujung kiri ke ujung kanan didalam printer.

Encoder rentan kotor oleh cipratan tinta saat pengisian atan saat pencetakan, jika encoder kotor maka sebaiknya segera dicabut lalu dibersihkan, atau mungkin juga disebabkan karena board pada cartridge kotor. 

Printer Canon MG2500
1. Error 1000

Error message ini muncul karena kertas pada tray habis, cara memperbaikinya adalah dengan cara memasukkan kertas pada tray (bagian belakang) lalu menekan tombol reset hingga printer menyala seperti biasa. 

2. Error 1203

Error message ini muncul karena penutup printer terbuka saat proses printing masih berlangsung, beberapa printer khususnya Canon memang tidak mengijinkan pengguna membuka penutup printer saat proses printing berlangsung karena akan menggeser cartridge ke posisi recovery.

Posisi recovery digunakan untuk mencabut cartridge atau mengisi tinta, jika printer Anda mengalami error seperti demikian, cara memperbaikinya cukup dengan menutup penutup printer lalu menekan tombol reset.

3. Error 1300

Error message ini sebenarnya sama dengan paper jam, penyebabnya karena ada kertas yang tersangkut pada roller keluaran, atau mungkin saja ada benda asing yang menyebabkan kertas tersangkut.

Cara mengatasinya, pastikan printer dimatikan terlebih dahulu, cabut kertas yang tersangkut dengan hati-hati, usahakan tidak terlalu keras karena dapat menyebabkan komponen printer rusak, pastikan tidak ada benda asing tertinggal didalamnya, kemudian nyalakan printer seperti biasa. (

4. Error 1687, Error 1401, Error 1403, atau Error 1485

Error message ini menunjukkan adanya masalah pada cartridge, biasanya cartridge tidak terpasang dengan benar, cara mengatasinya adalah dengan melepas cartridge lalu memasangnya kembali dan pastikan kali ini terpasang dengan benar. 

5. Error 1684

Reset printer dengan cara menekan tombol reset dan menahannya selama kurang-lebih 5 detik, biasanya printer akan memproses dan menyala seperti biasa, namun jika masih muncul error message tersebut, pertimbangkan untuk mengganti cartridge dengan yang baru karena kemungkinan cartridge tersebut rusak atau tidak lagi kompatibel dengan printer. 

Sebenarnya cara-cara diatas tidak hanya berlaku untuk printer Canon saja, jika kita mengenali error message yang ditampilkan dan memahami maksudnya maka Kita akan tahu apa yang menyebabkan error pada printer tersebut, dan cara-cara diatas dapat diterakan pada hampir semua printer, selamat mencoba.